Tips Beli Rumah Pertama

Checklist Beli Rumah Pertama Untuk Millenial

Share

Mimpi punya rumah sendiri di usia muda? Sebagai millennial, seringkali dilema antara mengejar karier, traveling, atau beli rumah. Tapi jangan khawatir, dengan perencanaan yang matang, punya rumah pertama bukan lagi sekadar mimpi, melainkan target yang bisa dicapai!

ruma.id/paradesa-pamulang

1. Kesiapan Finansial: Hitung Uangmu!

Ini adalah langkah pertama dan terpenting. Jujur pada kondisi keuangan kamu karena akan menentukan seberapa realistis target rumah yang mau dibeli.

  • Pembersihan Utang Konsumtif:
    • Pastikan kamu telah melunasi (atau setidaknya mengurangi) utang kartu kredit atau pinjaman online yang bunganya tinggi. Ini akan sangat memengaruhi skor kredit (BI Checking).
  • Dana Darurat Aman:
    • Idealnya, miliki dana darurat setara 6-12 bulan biaya hidup kamu yang terpisah dari tabungan DP.
  • Hitung DP (Uang Muka):
    • Tentukan skema KPR yang kamu ambil. Umumnya, DP berkisar 10% hingga 30% dari harga rumah.

2. Tentukan Tipe dan Lokasi: Kriteria Wajib

Jangan sampai kamu beli rumah tanpa memperhitungkan kebutuhan jangka panjang.

KriteriaPertimbangan Millennial
Tipe PropertiApartemen (praktis, dekat pusat kota) vs. Rumah Tapak (nilai investasi lebih stabil, cocok untuk keluarga).
LokasiSeberapa dekat dengan kantor? Akses transportasi publik (KRL/LRT)? Dekat dengan fasilitas kesehatan dan belanja?
UkuranSesuaikan jumlah kamar dengan kebutuhan 5 tahun ke depan.
Usia PropertiRumah baru dari developer (cicilan lebih panjang, garansi) vs. Rumah second (bisa ditawar, lokasi lebih matang).
Kriteria Memilih Properti

3. Verifikasi Legalitas dan Kualitas

Setelah menemukan rumah idaman, jangan terburu-buru bayar cash. Pastikan semuanya legal dan aman.

  • Surat-Surat Harus Aman:
    • Cek sertifikat (SHM/SHGB) di BPN (Badan Pertanahan Nasional) untuk memastikan keaslian.
    • Pastikan ada IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) yang lunas.
  • Kualitas Bangunan (Khusus Rumah Second):
    • Perhatikan tanda-tanda kerusakan struktural: retak besar di dinding, kebocoran atap, atau masalah fondasi.
  • Reputasi Developer (Khusus Rumah Baru):
    • Cari ulasan online tentang developer tersebut. Apakah proyek-proyek sebelumnya selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi?

4. Proses KPR: Pilih Bank Terbaik

Memilih KPR sama pentingnya dengan memilih rumah itu sendiri, karena kamu akan terikat dengannya selama bertahun-tahun.

  • Simulasi Cicilan:
    • Pastikan cicilan bulanan maksimal 30% dari pendapatan bulanan gabungan dengan pasangan. Jangan sampai memberatkan!

Update Suku Bunga KPR Bank Besar (Awal 2025)

Meskipun tren suku bunga acuan cenderung stabil, bank-bank besar berlomba menawarkan promo menarik, terutama untuk pembelian rumah pertama. Selalu perhatikan skema Fixed Rate (bunga tetap) dan Floating Rate (bunga berjalan).

BankPromo Fixed Rate (Awal)Masa FixedEstimasi Floating Rate (Setelah Fixed)Catatan Penting
BCAMulai dari 3,75%2-3 Tahun11%Dikenal memiliki suku bunga floating yang lebih stabil.
BNIMulai dari 2,75%1-5 Tahun11% – 13%Sering menawarkan promo khusus untuk developer terpilih.
MandiriMulai dari 3,95%3 Tahun13%Tersedia opsi Fixed Berjenjang hingga 10 tahun.
BTNMulai dari 3,00%3-5 Tahun13,25%Bank fokus KPR; memiliki program spesial KPR Subsidi/Tapera.
Bunga KPR

Jangan terjebak tawaran bunga rendah. Fokus utama harus pada suku bunga Floating Rate dan total cicilan yang harus dibayar selama masa tenor terpanjang. Cicilan bisa melonjak drastis setelah masa fixed berakhir.

Membeli rumah pertama adalah langkah besar untuk mulai menata masa depan. Lakukan riset mendalam, jangan tergiur promosi berlebihan, dan selalu dahulukan legalitas.


Siap Mencari Rumah Impian Anda?

Cari Ruma Ideal Sekarang di Ruma.id

Tips Beli Rumah Pertama